Bisnis  

Industri Kreatif Terima Pembayaran Instan dengan Payment Link

Pembayaran Instan dengan Payment Link

Industri kreatif di Indonesia semakin marak dengan beragam ide dan gagasan yang inovatif. Industri kreatif di Indonesia memiliki fokus pada terciptanya suatu barang atau jasa yang prosesnya mengandalkan keahlian, kreativitas, bakat, dan inovasi yang memiliki daya jual tinggi.

Industri kreatif merupakan salah satu bidang yang menjadi penopang perekonomian negara. Industri kreatif di Indonesia juga tidak hanya memiliki jenis yang beragam, namun juga memiliki segudang manfaat untuk masyarakat dan negara.

Industri kreatif Indonesia menyumbang Rp1.300 triliun dari PDB Indonesia dengan lebih dari 22 juta lapangan kerja diciptakan. 

Apa itu Industri Kreatif?

Pengertian industri kreatif adalah segala proses penciptaan, kreativitas, ide, dan gagasan dari individu atau kelompok yang kemudian dapat menghasilkan karya yang menjadi produk dan mempunyai nilai ekonomi.

Produk ekonomi ini diharapkan bisa menghasilkan keuntungan atau profit dengan tidak mengeksploitasi sumber daya alam.

Kehadiran industri kreatif juga harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, industri kreatif harus terus dikembangkan agar bisa menjadi salah satu penopang perekonomian bangsa. Jika sektor industri kreatif terus berkembang, maka kemungkinan besar suatu negara bisa bersaing dengan negara-negara lainnya.

Industri kreatif ini dapat menjadikan peluang bisnis bagi orang-orang yang mempunyai kemampuan dan ilmu dalam membuat dan memproduksi barang atau jasa dalam industri kreatif ini.

Industri kreatif di Indonesia dapat berupa barang dan juga jasa.

Jenis Industri Kreatif beserta Contohnya di Indonesia

1. Industri Kerajinan

Industri kreatif kerajinan berkaitan dengan kreasi, produksi, dan distribusi produk yang dihasilkan oleh tenaga perajin. Kegiatannya diawali dari desain awal sampai penyelesaian produknya. Biasanya produk kerajinan yang dihasilkan hanya berjumlah sedikit.

Industri kerajinan ini termasuk banyak dikembangkan dan diciptakan oleh para UMKM di Indonesia. Produk kerajinan UMKM di Indonesia dalam hal kualitas juga bisa dibilang tinggi. Potensi nilai ekonomi dari industri kerajinan ini sangat besar sekali.

Contohnya barang industri kerajinan seperti yang terbuat dari batu, serat alam maupun buatan, kulit, rotan, bambu, kayu, dan logam (emas, perak, tembaga, perunggu, serta besi), kertas, dll.

Sayangnya, produk-produk kerajinan UMKM masih belum dipasarkan secara global. Digitalisasi UMKM kerajinan adalah salah satu cara mengangkat produksi lokal dikenal luas hingga ke mancanegara.

Selain memanfaatkan teknologi internet dan media sosial untuk memasarkan hasil kerajinan UMKM secara luas, dapat juga memanfaatkan teknologi pembayaran agar pembeli dengan mudah melakukan pembayaran dengan channel yang mereka sukai. Hal ini dapat memanfaatkan teknologi dari payment gateway.

2. Film, Fotografi, atau Video

Jenis industri kreatif dalam bidang film, fotografi, dan video merupakan salah satu sektor yang berpotensi besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Bidang ini termasuk ke dalam kategori industri kreatif karena proses dalam produksi film atau fotografi maupun video berawal dari mengumpulkan ide-ide dan kreativitas awal.

Film, foto dan video merupakan salah satu produk digital yang mempunyai pasar tersendiri, pelakunya dapat pula dikatakan sebagai content creator yang memproduksi sesuai segmentasi.

Untuk karya berupa film mempunyai pasar tersendiri dimana industri perfilman di Indonesia sendiri juga sedang berkembang pesat. Baik untuk skala layar lebar hingga kanal elektronik seperti televisi hingga merambah media digital seperti streaming Netflix, Disney+, YouTube, dll. Namun, industri bidang film membutuhkan pendanaan yang besar untuk memproduksi.

Berbeda dengan bidang fotografi dan video dapat menjadi usaha jasa. Bahkan content creator video sudah banyak merambah media sosial seperti Reels, YouTube, TikTok, untuk mendapatkan cuan dari iklan dan tayangan dengan membuat konten video yang lucu, menghibur, mengedukasi. Tidak menutup kemungkinan, content creator juga bisa menjadi influencer.

3. Musik

Musik sebagai industri kreatif berkaitan dengan kreasi atau komposisi, pertunjukan, reproduksi, dan distribusi rekaman suara. Musik juga termasuk subsektor industri kreatif yang potensinya semakin meningkat.

Musik merupakan salah satu jenis industri kreatif yang digunakan para pegiat seni sebagai cara mengekspresikan perasaan. Bidang musik dapat dikategorisasikan sebagai industri kreatif karena dalam proses komposisi musik, terdapat banyak proses yang harus didukung oleh ide dan kreativitas.

Dengan kemampuan instrumen musik yang kamu miliki, dapat pula memproduksi produk digital berupa audio dan musik untuk dijual. Misalkan, membuat jingle untuk iklan atau video, lagu atau clip musik, cover lagu, dll.

Kamu juga bisa memanfaatkan media streaming seperti YouTube, Spotify, untuk memperkenalkan karya musikmu dengan harapan lebih dikenal lebih luas lagi. Dan, siapa tahu ada orang yang tertarik menggunakan jasamu dibidang musik ini.

4. Desain

Desain merupakan salah satu jenis industri kreatif yang berkaitan erat dengan kegiatan kreatif berupa karya desain baik menggunakan perangkat digital maupun non digital. Para penggelut desain dalam industri kreatif ialah mereka yang memiliki ide-ide kreatif untuk selalu menciptakan sesuatu.

Contoh bidang industri kreatif yang dapat kamu tekuni dan manfaatkan untuk mendapatkan penghasilan, seperti desain ilustrasi, desain grafik, desain pembuatan logo, desain untuk media sosial, desain UI UX, desain website, konsultasi identitas perusahaan, jasa riset pemasaran, hingga produksi kemasan dan jasa pengepakan.

5. Industri Kuliner

Dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat, industri kuliner berkontribusi hingga 30 persen untuk pendapatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sektor ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar hingga 8,8 juta orang dan terdapat 5,5 juta pelaku industri kuliner.

Sektor kuliner mencakup pembuatan, produksi, dan distribusi makanan khas daerah tertentu. Ini adalah sektor industri kreatif yang cukup menjanjikan karena termasuk kebutuhan primer setiap orang, memiliki pasar yang luar, serta mampu bersaing dengan pasar ritel modern.

Jenis-jenis bisnis di industri kuliner begitu beragam, antara satu dengan lainnya hanya berbeda penawaran pelayanan hingga makanan. Contoh jenis industri kuliner seperti produksi kuliner (keripik, jajanan khas daerah, masakan, kue, aneka minuman, dll), restoran, kafe, katering, toko roti dan bakery, konter kaki lima atau street food, hingga usaha makanan semi jadi seperti bakso, sosis, dll.

UMKM bidang kuliner ini dapat memperluas pemasaran produk menggunakan media sosial dan website dengan memanfaatkan teknologi pembayaran digital dari payment gateway untuk memudahkan pelanggan membeli aneka produk kuliner ini dengan channel pembayaran yang disukai, seperti QRIS, dompet digital, dll.

6. Periklanan

Periklanan merupakan bentuk komunikasi satu arah menggunakan medium tertentu. Subsektor periklanan umumnya mencakup riset pasar hingga pemasangan dan penyebaran iklan di berbagai media, mulai dari media cetak, media elektronik, hingga media online.

Dalam komponen industri periklanan ini juga melibatkan banyak industri terkait, seperti desain, video, foto, musik, dan masih banyak lagi.

7. Arsitektur

Arsitektur merupakan salah satu jenis industri kreatif yang berkaitan dengan perancangan dan desain konstruksi bangunan. Bidang industri kreatif dalam jenis arsitektur juga menghasilkan produk berupa bangunan dan properti yang dapat bernilai tinggi.

Bila kamu punya keahlian dalam bidang perancangan dan desain konstruksi bangunan, tidak ada salahnya membuat bisnis bidang arsitektur ini.

Memanfaatkan Teknologi Pembayaran Digital dalam Industri Kreatif

Pembayaran menjadi hal penting dalam bisnis dan transaksi antara pelanggan dan pemilik bisnis. Dalam bisnis tidak perlu ribet harus sediakan banyak rekening atau banyak alat pembayaran. Cukup melalui payment gateway saja, bisnis dapat menerima banyak pembayaran pelanggan.

Salah satunya dapat menggunakan teknologi Payment Link tanpa integrasi apapun kedalam bisnis.

Payment Link adalah sebuah metode pembayaran yang memungkinkan pelanggan atau penjual untuk mengirim atau menerima pembayaran dengan cara yang praktis dan instan, melalui tautan atau URL khusus yang dibagikan melalui berbagai platform komunikasi seperti pesan teks, email, atau media sosial.

Dengan mengklik link tersebut, pelanggan dapat langsung diarahkan ke halaman pembayaran yang disediakan oleh penyedia layanan pembayaran dengan memilih metode pembayaran favorit.

Di dalam Payment Link sudah berisi data-data produk, quantity, harga, jumlah pembayaran, deskripsi transaksi, dan opsi metode pembayaran yang diterima. Kemudian, Payment Link dapat dibagikan melalui aplikasi chat WhatsApp, Messenger, atau fitur chat media sosial dan email.

Hal ini sangat mudah bagiberbagai industri kreatif dalam memberikan layanan pembayaran beragam dan memudahkan pelanggan membayar dengan channel pembayaran yang disukai melalui Payment Link.

So, tidak ada salahnya memanfaatkan Payment Link untuk berbagai jenis bisnis kreatif sekarang.